Bukan hanya sebatas profesi atau pekerjaan, melainkan sebuah pengabdian yang mudah-mudahan setiap langkahnya menjadi pelengkap ibadah. Semua itu tak akan terlaksana tanpa adanya restu dari keluarga tercinta.
Meski tidak seperti yang lain dengan menghabiskan waktu sepanjang hari dengan keluarga tercinta, itu tidak menjadikan lupa akan kodrat seorang wanita.
Tidak semua wanita bekerja lebih buruk dari seorang ibu rumah tangga. Begitupun sebaliknya. Semuanya mempunyai cara masing-masing dalam menjalaninya.
Saling menghargai itu indah. ^_^
Kita jalani bagian kita masing-masing dengan cara yang terbaik...
Selasa, 31 Maret 2015
Kamis, 19 Maret 2015
Catatatan Hati
Dari waktu ke waktu harapanku masih selalu sama, keinginan yang semakin menggebu untuk melengkapi hidup kami.
Buah hati yg sangat kuinginkan yang sangat kuharapkan.
Hmm...beberapa waktu lalu kuberharap penantian itu sudah di depan mata. Namun, sayang Allah masih belum memberikan kepercayaan itu untuk kami. Ingin rasanya hati ini tak bersedih sedikit pun, ingin rasanya hati ini selalu bersyukur atas segala sesuatu yang sudah Allah berikan. Meski kutanamkan hati ini untuk selalu berayukur dan bersabar, apa daya aku hanyalah manusia biasa, yang memiliki rasa sedih itu. Saat ini sedoh yang sangat luar biasa menghantuiku. Ku tahu, semua ini masih jauh lebih beruntung dari orang lain. Aku tahu itu. Aku hanya harus bersabar dan bersyukur atas yang Allah berikan untukku dan suami. Aku tahu Allah tahu waktu yang tepat untuk kami mendapatkan karuniaNya yang tak ternilai dengan aebongkah berlian atau apapun itu.
Ku tahu, munglin ada yang harus kerjakam tetlebih dahulu, dan aku juga tahu aku harus memperbailo ibadahku. Aku tahu itu.
Mungkin saat ini aku dituntut untuk belajar sabar...sabar...sabar...
Tapi apakah salah jika hati ini merasa sedih, sulit kuungkapan kesedihanku ini...
Ya Allah, maafkan hambaMu ini yang banyak kekurangan ini. Ampunilah dosaku ini.
Berikanlah kesempatan itu untukku dan suami secepatnya, sehingga dapat melengkapi kebahagiaan kami...
Aamiin allahuma aamiin.... :)
Buah hati yg sangat kuinginkan yang sangat kuharapkan.
Hmm...beberapa waktu lalu kuberharap penantian itu sudah di depan mata. Namun, sayang Allah masih belum memberikan kepercayaan itu untuk kami. Ingin rasanya hati ini tak bersedih sedikit pun, ingin rasanya hati ini selalu bersyukur atas segala sesuatu yang sudah Allah berikan. Meski kutanamkan hati ini untuk selalu berayukur dan bersabar, apa daya aku hanyalah manusia biasa, yang memiliki rasa sedih itu. Saat ini sedoh yang sangat luar biasa menghantuiku. Ku tahu, semua ini masih jauh lebih beruntung dari orang lain. Aku tahu itu. Aku hanya harus bersabar dan bersyukur atas yang Allah berikan untukku dan suami. Aku tahu Allah tahu waktu yang tepat untuk kami mendapatkan karuniaNya yang tak ternilai dengan aebongkah berlian atau apapun itu.
Ku tahu, munglin ada yang harus kerjakam tetlebih dahulu, dan aku juga tahu aku harus memperbailo ibadahku. Aku tahu itu.
Mungkin saat ini aku dituntut untuk belajar sabar...sabar...sabar...
Tapi apakah salah jika hati ini merasa sedih, sulit kuungkapan kesedihanku ini...
Ya Allah, maafkan hambaMu ini yang banyak kekurangan ini. Ampunilah dosaku ini.
Berikanlah kesempatan itu untukku dan suami secepatnya, sehingga dapat melengkapi kebahagiaan kami...
Aamiin allahuma aamiin.... :)
Langganan:
Postingan (Atom)